Selasa, 19 Februari 2013

Bahasa Indonesia VS Bahasa Silet Investigasi

Bayangkan dengan logat berbicara "Feni Rose"... (dengan nada dan mulut monyong" :3)

Bahasa Indonesia: Selingkuh
Bahasa Silet: Goncangan kesetiaan kini kandaslah sudah..

Bahasa Indonesia: Kangen
Bahasa Silet: Sedang dilanda rasa rindu nan menggelora sehingga tak bisa tidur semalaman..

Bahasa Indonesia: Galau
Bahasa Silet: Lara merundung menyesakkan dada, sungguh hanya kekasih pelipurnya..

Bahasa Indonesia: Kawin
Bahasa Silet: Erangan nafsu pemecah sukma di malam nan syahdu..

Bahasa Indonesia: Cantik
Bahasa Silet: Raga nan indah bak intan permata bagaikan Ratu Cleopatra..

Bahasa Indonesia: Kangen mantan
Bahasa Silet: Hati masygul yang berderik laksana sungai kering mengungkung ikan-ikan penuh dahaga..

Bahasa Indonesia: Kebelet BAB
Bahasa Silet: Desakan jiwa dan nurani menyemburatkan rona tertahan ingin bebas tapi tak berdaya dihadapan yang tercinta..

Bahasa Indonesia: Kotoran hidung (upil)
Bahasa Silet: Butir-butir debu dalam rongga kehidupan..

Bahasa Indonesia: Ciuman
Bahasa Silet: 2 bibir bertaut merenda kasih saling berkatub seakan tak ingin lepas membuat jiwa menggelora penuh asa..

Bahasa Indonesia: Bau mulut
Bahasa Silet: Semerbak aroma menusuk sukma, nista tak tertahankan menggetarkan tirani..

Bahasa Indonesia: Ngantuk
Bahasa Silet: Dua jendela hati yang tak kuasa menahan rasa menutup hari..

Bahasa Indonesia: Nonton Sm*sh
Bahasa Silet: Termenung sejenak meresapi para pria nan elok mencolok membuat mata tercolok..

Bahasa Indonesia: Penggemar Justin Bieber
Bahasa Silet: Perawan-perawan labil yang menggelinjang di depan panggung..

Bahasa Indonesia: Lapar
Bahasa Silet: Erangan batin yang berkobar dalam rongga kenistaan hingga menjerit, menjalar asa kehampaan..

Bahasa Indonesia: Kentut
Bahasa Silet: Sekelebat nirwana yang memaksa batas norma dan merasuki jiwa...

Bahasa Indonesia: Habis BAB
Bahasa Silet: Setelah bergeming dengan deru asa hinga bersimbah peluh akhirnya tergores senyum diwajah..

Sabtu, 09 Februari 2013

Sapi Termahal

Di salah satu pasar ternak, Dodo jualan sapi. Datang pembeli menawar dagangan Dodo.
Pembeli: Sapi ini harganya berapa ya pak?
Dodo: 15 juta. Sapi Bali, Kuat, bisa robohin pohon kelapa !
Pembeli: Kalo y putih ini pak ?
Dodo: 17,5 juta, ini sapi Medan, gak kalah kuat, dia bisa gulingkan truk !
Pembeli: kalau yang sedeng ini berapa?
Dodo: Kalo yang ini sapi impor. harganya 1 milyar pak !
Pembeli: Lho kok mahal amat, apa istimewanya ???!!!
Dodo: baru-baru ini dia habis gulingkan Presiden PKS
=))

Tersenyumlah

Tersenyumlah jikalau dirimu diuji
Tersenyumlah jikalau dirimu dilukai
Tersenyumlah jikalau dirimu dilupai
Tersenyumlah jikalau dirimu disakiti
Tersenyumlah jikalau dirimu ditindasi
Tersenyumlah jikalau dirimu dibebani
Tersenyumlah jikalau
dirimu dikhianati
Hanya sabar dan syukur mencipta senyuman

"Tuhan, berilah aku kekuatan menghadapinya.
jadikanlah senyumku menjadi penawar dukaku"

Sabtu, 02 Februari 2013

4 Tanda Pemimpin yang Lemah



Tidak semua Pemimpin yang hebat itu benar-benar tangguh. Terkadang ada seorang pemimpin sebenarnya lemah tapi menyamar sebagai seorang pemimpin yang kuat.

Mereka bekerja secara efektif, dapat diandalkan, dan selalu berhasil saat melakukan segala hal. Tapi lihat lebih dekat. Mereka ini justru memiliki perilaku yang merusak yang akhirnya justru akan mencekik organisasi.

Ini empat tanda pemimpin yang lemah seperti dikutip dari Inc.com, Jumat (1/2/2013):

1. Merasa tahu segalanya

Pemimpin yang lemah adalah
orang yang tahu segalanya. Mereka merasa tidak membutuhkan bantuan dari orang lain, tidak mau berkonsultasi dengan orang lain dan tidak mau berbagi informasi dengan orang lain. Mereka menjadi orang yang paling tahu segalanya.

Berbeda dengan pemimpin yang kuat. Mereka justru melibatkan orang lain untuk mendiskusikan pekerjaan mereka. Bicara dengan bawahan untuk mendapatkan masukan. Pemimpin yang hebat merasa dia tidak tahu apapun soal pekerjaannya. Mereka membangun tim yang kuat dan bergantung pada timnya.

2. Selalu sibuk

Menjalankan pekerjaan memang menghabiskan banyak waktu, bahkan membuat lelah. Tapi bekerja terlalu keras bukanlah tanda Anda menjadi pemimpin yang kuat.

Jika Anda tidak punya waktu untuk berpikir, jika Anda tidak ingat kapan terakhir kali Anda berjalan-jalan untuk melepaskan kepenatan Anda, maka Anda bukanlah pemimpin yang sebenarnya. Sebab, jika Anda tidak meluangkan waktu untuk mengatur arah strategi Organisasi Anda, lalu siapa yang melakukannya?

3. Memandang orang lain negatif

Ketika pemimpin yang hebat berdiskusi dengan karyawan atau pelanggan, tren percakapannya biasanya ke arah positif.
Pemimpin yang baik berusaha mendorong orang lain menjadi sukses. Fokus pada apa yang telah dilakukan dengan baik, dan berusaha untuk membangun kesuksesan bersama-sama.

Mereka berupaya mengenali dan memperbaiki kegagalan atau ketidakmampuan bawahannya. Sebaliknya, pemimpin yang gagal adalah mereka yang selalu menilai orang lain dari sisi negatif. Mereka berfokus pada kesalahan, dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka dengan rasa tidak puas dan kesal.

4. Memiliki hanya dua model interaksi

Pemimpin yang lemah (yang berpikir mereka kuat-red) berinteraksi dengan menerima laporan langsung hanya dari satu sumber tanpa mengkonfirmasi. Pola interaksinya hanya antara atasan dan bawahan.

Sementara pemimpin yang tangguh memiliki berbagai macam pola interaksi dengan timnya. Dia merasa cukup percaya diri sehingga tidak harus selalu duduk di kursi pemimpin rapat. Ketika diperlukan, ia bisa duduk sebagai rekan bagi bawahannya untuk mendengarkan masukan, ide bahkan keluhan mereka.

Coba ingat-ingat kapan terakhir kali Anda menghadiri rapat, tapi bukan sebagai pemimpin? Bagaimana reaksi tim Anda? Apakah mereka merasa nyaman dan santai dengan Anda? Atau tampak terpaksa dan gugup?

Category 5

Category 6

Category 7

 
Copyright © 2014 Kumpulan Broadcast BBM, Whatsapp, Telegram dsb